Acara Jalan-jalan

Sambil nunggu S yang lagi ganti baju, A nanya sama saya, ”Jadi kamu udah jalan kemana aja?”

“Hmmm, Washington sekali, New York dua kali, Houston, Philadelphia dan San Fransisco” jawab saya (bangga).

“Dan bokek” ledek A, dan saya cuma ngakak dan menjawab “Tapi worthed”

“Dua kali ke NY, ngapain aja?” tanya A penasaran.

“Yang pertama karena udah janjian ma temen, yang kedua nonton konser” jawab saya.

“Lumayan banyak juga ya yang udah dikunjungi” komentar A.

Yah, kalau direfleksi balik saya memang banyak jalan di tahun 2011, dan kalau ngereview bank statement saya, sebagian besar uang melayang masuk ke perusahaan penerbangan dan hotel. Saya lumayan irit dan ga banyak belanja kok disini. Dan kalau mereview mileages saya, wuihhh … cukup panjang … ribuan kilometer, ribuan mile. Itung ya: Atlanta – New York, Atlanta – Houston, Atlanta – Washington, Atlanta – South Africa – Mozambique, Atlanta – New York (lagi), Atlanta – Philadelphia, Atlanta – San Fransisco. Nyengir puas seperti kucing chesire. Hasilnya: ribuan foto! (Nyengir lagi).

Ga nyesel biarpun habis-habisan sampai ga ada tabungan (tapi ga ada utang lho). Walaupun kuantitasnya juga jelas jauh dari rekor teman saya yang ngebackpacker kalau lagi libur ke seantero states. Tapi saya sudah mengunjungi hampir semua kota-kota utama  di US. Tinggal ke Seattle doang yang belum kesampaian. Saya memang tidak memasukkan Hollywood atau LA atau Las Vegas, karena memang tidak tertarik dengan kedua kota itu. Saya juga tidak tertarik untuk main ski karena keseimbangan saya sangat meragukan. Alih-alih main ski yang ada babak belur.

Selesai sekolah, saya punya 1 bulan grace period tinggal di US, tergantung keberhasilan menabung sisa stipend bulanan, masa grace period akan saya pakai untuk jalan lagi, maunya ke Kanada atau paling tidak nengok Niagara deh. Amin.