Spaghetti dengan saus Bolognese adalah jenis pasta yang pertama kali saya kenal. Bahkan selama bertahun-tahun mengganggap spaghetti Bolognese sebagai makanan otentik Italia. Baru kemudian tahu bahwa spaghetti hanya salah satu jenis pasta, dan cara masaknya juga bisa bermacam-macam. Dibanding dengan mie saya lebih memilih pasta. Dan bukan sekedar di cara buatnya, karena makan bakso pun saya lebih memilih bihun dibanding mie. Ga usah heran biarpun jauh dirantau saya tidak pernah mengalami ngidam mie instant (dari indomie sampai mie-mie lain).
Walaupun di Indonesia saya sudah mengenal pasta jenis lain seperti spaghetti Napolitan, Lasagna dengan saus daging, Fettucini dengan saus carbonara maupun Alfredo. Di Amrik ini saya masih ketemu jenis saus baru pesto. Ada yang hijau dan ada pesto dari tomat. Tapi yang menjadi favorit saya adalah pasta Aglio e olio nama asli dari pasta bawang putih dan minyak zaitun. Simple bahan dan cara buatnya dan ga bikin naik tekanan darah maupun cholesterol.
Salah satu oleh-oleh yang saya bawa dari San Fransisco adalah minyak Zaitun kualitas tinggi, virgin olive oil yang benar-benar virgin. Beda yang nyata adalah bau dan rasanya yang sangat fresh, dan tidak berasa minyak. Dan hari ini saya mencoba bikin aglio e olio dengan minyak itu. Hasilnya…. sangat memuaskan. Memang beda banget dengan pasta yang menggunakan minyak zaitun sembarangan.
Saya biasa bikin aglio e olio dengan bawang putih yang dicincang lembut, bukan diiris tipis-tipis, dan lebih senang memakai spaghetti dibanding pakai fettucini. Saat bawang ditumis saja yang tercium bau segar rumput bukan minyak, dan bawang putihnya jadi berasa kacang. Setelah spaghetti masuk, minyak zaitunnya benar-benar terserap masuk ke spaghetti. Dan saat dimakan, ringan banget, ga kerasa minyaknya sama sekali. Yaah… beda harga beda kualitas.
tips bikin pasta yang sehat: 1) saat merebus pasta cukup pakai garam saja jangan ditambah minyak sama sekali. Karena minyaknya akan meresap ke pasta. Baca di semua resep asli ga ada yang menambah minyak saat merebus pasta. 2) Garam untuk memasak pasta harus cukup asin agar meresap ke pasta sehingga saat membuat saus penggunaan garam benar-benar harus dibatasi. Asinnya pasta bukan dari saus tapi dari pastanya. 3) Gunakan bahan-bahan segar dan buat saus sendiri, jangan pakai saus yang sudah jadi… (pusing ga tuh?).
Ciao !